Rabu, 29 Agustus 2012

PESAN SEORANG SAHABAT



PERTAMA
Baca dengan seksama aturan yang dibuat moderator. Sebelum memposting pesan ke milis sebaiknya dipelajari baik-baik aturan milis tersebut.

KEDUA
Setelah mengetik pesan, baca kembali pesan kita dan pikirkan kembali apakah pesan yang kita tulis itu layak untuk disampaikan di milis yang mungkin anggotanya ribuan orang. Untuk mengetahui member milis bisa diliat di web milis tersebut.

KETIGA
 Hindari tanggapan yang sangat singkat misalnya “setuju”. Apakah manfaat kita menanggapi seperti ini? Ingat bahwa pesan “setuju” akan dikirimkan ke seluruh anggota yang mungkin adalah ribuan atau ratusan ribu email. Kalau kita melakukannya berarti kita ikut andil dalam memperpadat trafik internet hanya untuk sesuatu yang kurang bermanfaat. Orang lain yang membuka email kita juga tidak mendapatkan manfaat apapun.

KEEMPAT
 Jangan pernah menyerang personality Dalam beradu pendapat atau membahas suatu persoalan tidak ada keterkaitan antara persoalan tersebut dengan penulisnya, jadi jangan pernah menyerang pribadi tersebut. Argumentasi harus diarahkan terhadap isi pesan itu bukan terhadap kelemahan si penulisnya. Jangan sampai terjadi, "kumbang diseberang lautan tampak, gajah dipelupuk mata tidak kelihatan

KELIMA
 Kirim pesan melalui alamat email pribadi jika isi email kita tidak ada kaitannya dengan member lain. Sering sekali dalam sebuah milis karena merasa yang berpendapat adalah teman kuliahnya atau teman semasa kecil, lalu menanyakan kabar lewat milis tersebut.

KEENAM
 Sebelum menanyakan sesuatu sebaiknya melihat web milis terutama arsip pesan yang telah ada. Sering kali pertanyaan sudah dijawab pada waktu lampau.

KETUJUH
 Ingatlah pepatah “mulutmu adalah harimaumu”. Hal ini juga berlaku untuk menulis pesan di milis, karena tulisan itu adalah penyambung lidah kita. Untuk itu marilah berhati-hati dalam menulis. Dunia maya juga mempunyai aturan yang efeknya juga bisa saja berujung pada masalah hukum jika ada yang mempersoalkan tulisan kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar